Foto Kematian Amerika di Afghanistan Dilarang Dipublikasikan

19 Oct

US TroopsSabtu, 17-10-2009

New York – Militer Amerika di Afghanistan timur baru-baru ini mengganti aturan media yang melarang menampilkan gambar tentara Amerika yang tewas dalam perang.

“Media tidak akan diperbolehkan mengambil gambar atau merekam video personel Amerika yang tewas dalam pertempuran”, peraturan ini dikeluarkan mulai 15 September oleh komando regional timur pangkalan udara Bagram.

Peraturan ini baru. Ini merupakan versi baru dari peraturan lama yang pernah dikeluarkan pada 23 Juli. “Media dilarang mengungkapkan kerugian Amerika” .

Gambar yang memperlihatkan kematian militer Amerika memang jarang, namun hingga sekarang mereka sebenarnya belum pernah secara resmi dilarang meliput mengenai jalannya peperangan.

Peraturan ini muncul setelah media secara luas memperlihatkan proses kematian seorang marinir Amerika pada 4 September. Associated Press menampilkan seorang marinir Amerika yang terkena serangan Taliban dan terlihat parah.

Gambar marinir yang tertembak pada 14 Agustus tersebut diambil oleh photografer AP bernama Julie Jacobson, dan di publikasikan beserta cerita mengenai kematian Kopral Joshua M Bernard. Setelah itu kemudian Sekretaris Pertahanan Amerika Robert Gates dan keluarga Bernard meminta kepada AP agar menarik foto tersebut. Sebagian kecil koran cetak memang
telah mempublikasikan foto tersebut, namun di dunia internet foto tersebut telah tersebar luas secara online.

Peraturan inipun dianggap aneh bagi sebagian besar awak jurnalis. Sebenarnya NATO tidak melarang penayangan foto kerugian di pihak barat selama beberapa kondisi terpenuhi. Sebagai contoh, identitas foto tentara yang tewas tidak boleh diperlihatkan selama keluarga korban belum diberitahu terlebih dahulu

Dari pihak AP sendiri menanggapi hal ini dengan cukup serius. “Kami telah mempertanyakan kepada Pentagon mengenai aturan foto yang baru ini dan kami sudah diberitahu bahwa masalah ini sedang ditinjau ulang”, kata jurubicara AP Paul Colford pekan ini.

Dibawah pemerintahan Obama, Pentagon membuat langkah berbeda dari sebelumnya yaitu memperlihatkan kerugian yang dialami dalam perang lebih terbuka kepada pers. Pada bulan April, para fotografer mulai diperbolehkan meliput acara kedatangan mayat para tentara Amerika yang tewas di pangkalan udara Dover Air Force, namun mereka diperbolehkan meliput setelah mendapat persetujuan dari kelurga para korban.

[muslimdaily.net/e-publisher]
http://www.muslimdaily.net/berita/internasional/4295/foto-kematian-amerika-di-afghanistan-dilarang-dipublikasikan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: