WASPADAI AKAL BULUS AGEN ZIONIST DI INDONESIA

2 Feb

Thursday, 29 January 2009

MUNARMAN, SH (Direktur An Nashr Institute, Panglima KLI)

Serangan zionist Israel ke jalur Gaza saat ini memang sejak lama sudah direncanakan. Dua tahun lebih jalur gaza diblokade bagaikan kamp konsentrasi atau penjara raksasa.

Sebagai mukmin tentu kita sudah mahfum bahwa pada akhir zaman ini memang orang-orang Yahudi akan berkumpul pada satu tempat, yang saat ini sudah terjadi dengan nama negara Israel, dan peperangan dengan kaum Yahudi beserta sekutu mereka adalah sebuah sunatullah. Hanya orang-orang yang bodoh dan cinta dunia yang berusaha mati-matian untuk menolak sunatullah ini.

Oleh karenanya, tulisan ini bukan dimaksudkan untuk meratapi begitu banyak syuhada yang telah gugur di Gaza, karena para syuhada di Gaza justru adalah termasuk orang-orang yang beruntung dan bergembira karena telah bertemu dengan Rabb mereka dan mereka termasuk dalam ahli surga dan dalam ridha Allah. Justru kitalah seharusnya yang bersedih, karena belum tentu kita bisa menjemput ajal dalam keadaan syahid.

Pertama-tama mari kita lihat dulu pihak-pihak yang berkomentar terhadap peristiwa di Gaza. Dari kelompok jahiliyah sering kita dengar dan baca ucapan dari mulut mereka ini, bahwa “konflik antara Palestina dan zionist Israel ini bukanlah konflik agama, ini adalah konflik antar bangsa”. Itulah ucapan-ucapan bathil dari kaum jahiliyah dan atau orang-orang jahat.

Jadi ada dua jenis manusia yang menyatakan bahwa konflik tersebut bukan konflik agama, pertama orang-orang jahiliyah alias bodoh bin dungu, yang kedua adalah orang-orang jahat yang sengaja bermaksud menyesatkan umat Islam yang awam.

Terhadap kelompok pertama atau kelompok jahiliyah alias bodoh bin dungu, pernyataan tersebut dikeluarkan karena mereka tidak paham dan tidak mengerti bahwa berdirinya negara zionist Israel itu sendiri adalah di dasari atas klaim teologis bahwa tanah yang sekarang mereka jadikan negara Israel adalah tanah yang dijanjikan.

Dari mana kaum zionist tersebut mendapat pembenaran tentang tanah yang dijanjikan?. Tidak lain dan tidak bukan dari kitab suci kaum Yahudi. Jadi bagaimana mungkin orang-orang dungu tersebut menyatakan bahwa konflik Palestine-Israel tersebut bukan konflik agama? Memang semestinya konflik tersebut dinamakan konflik Yahudi versus Islam, sehingga orang awam tidak lagi tertipu dengan istilah konflik Palestine-Israel atau Arab-Israel yang mengacu pada konflik antar etnik atau antarbangsa.

Dan memang nampaknya para pemikir jahat antek zionist dan ahli strategi perang zionist memang menciptakan istilah-istilah yang mengacu pada konflik etnik semata agar solidaritas dan ukhuwah Islamiyah hilang diantara sesama muslim. Inilah pekerjaan orang-orang jahat antek zionist, baik yang ada dibelahan bumi Allah yang lain maupun yang ada dan bermukim di bumi Allah bernama Indonesia.

Komentar lain dari orang-orang dungu dan agen-agen zionist di Indonesia adalah bahwa, konflik berkepanjangan antara Arab-Israel, adalah disebabkan karena orang-orang arab Palestine tidak mau hidup damai berdampingan dan orang-orang Arab selalu menggunakan teror untuk mencapai tujuan mereka.

Bagi orang-orang dungu mungkin masih perlu dijelaskan bahwa berdirinya negara Israel saat ini adalah hasil dari terorisme yang dilakukan secara sistematis oleh kaum zionist yang datang dari benua Eropa yang masuk ke tanah Palestina sebagai tentara sekutu pemenang perang dunia pertama dan melakukan aksi-aksi teror terhadap penduduk tanah Palestine.

Perlu juga diberitahukan kepada orang-orang dungu ini bahwa berbagai kelompok dan unit teroris zionist memang dibentuk dan ditugaskan oleh kaum zionist untuk menyiksa, membunuh, mengusir, membom tempat-tempat umum, menyerang desa-desa, menyerang jalur transportasi sipil, meledakkan kantor-kantor layanan sipil dan tidakan teror lainnya terhadap penduduk muslim arab Palestine, agar mereka ketakutan dan meninggalkan tanah mereka, sehingga kaum zionist bisa merampas dan mengambil alih serta menjadikan tanah tersebut sebagai basis aksi terorisme berikutnya sekaligus benteng pertahanan dari serangan balik.

Organisasi-organisasi seperti Hashomer, Hagana, Palmach, Irgun, Betar, Lehi, Nahal, Kakh, Gosh Amunim, Gadana, Hatheya, Hashmonaeim, Tasomet, Tami, Maats adalah merupakan organisasi teroris yang didirikan oleh kaum zionist untuk mendirikan negara Israel sekarang ini.

Adalah merupakan pemutar-balikan fakta, penyesatan dan kejahatan kalau ada pihak-pihak yang menyatakan bahwa Muslim Palestine adalah pelaku teror dan teroris. Inilah kejahatan yang sejahat-jahatnya yang dilakukan oleh kalangan zionist beserta antek-anteknya.

Begitu juga terhadap orang-orang yang menyatakan bahwa solusi permanen konflik Palestine-Israel (padahal sesungguhnya konflik Islam-Yahudi) adalah melalui perundingan untuk menciptakan perdamaian abadi dan hidup berdampingan antara negara Yahudi Israel dan Palestine. Pendapat orang-orang ini sama sekali pendapat orang yang sudah berlepas diri dari hadist Rasulullah SAW:”Kiamat tidak akan terjadi sehingga umat Islam memerangi orang-orang Yahudi, lantas umat Islam membunuhi mereka sehingga orang Yahudi bersembunyi dibelakang batu dan pohon, lantas batu atau pohon itu berkata: Wahai Muslim, wahai hamba Allah, inilah orang Yahudi dibelakangku, kemarilah, lantas bunuhlah ia, kecuali pohon Gharqad, karena ia merupakan pohon orang-orang Yahudi” (HR Muslim).

Ucapan-ucapan bathil seperti diuraikan di atas keluar dari mulut orang-orang jahiliyah dan antek zionist yang ada di Indonesia. Sehingga mereka berusaha sekuat tenaga untuk menyesatkan pemikiran umat Islam dan menggagalkan sekuat tenaga keberangkatan mujahidin ke medan perang di Palestina. Bahkan diantara mereka ada yang terang-terangan membela zionist Israel dan menyalahkan Hamas Palestine.

Bagi kita umat Islam yang beriman cukupkanlah diri kita dengan informasi dari Allah yang disampaikan melalui Al Qur’an dan hadist Rasulullah, bahwa jihad fisabilillah adalah sebuah kewajiban untuk meneggakkan yang haq diatas yang bathil. Dan Allah menjanjikan kemenangan terhadap agama ini, sebagaimana dalam surah Al Fath ayat 28:

“Dialah yang mengutus RasulNya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar, agar dimenagkanNya terhadap semua agama. Dan cukuplah Allah sebagai saksi”.

Janji Allah adalah pasti dan tidak pernah meleset, persoalannya adalah, apakah kita sebagai hambaNya mau mengikuti dan ikhlas melakukan dan melaksanakan perintahnya untuk berjihad melawan kaum kafir zionist dan sekutunya.

Janganlah kita mau diombang-ambingkan oleh perkataan-perkataan bathil kaum jahiliyah dan agen zionist yang ada di sini. Karena tugas mereka memang untuk menyesatkan umat manusia. Oleh karenanya jangan sampai kita termasuk kedalam golongan orang-orang yang tersesat dan disesatkan oleh mereka ini.

Ya Allah ya Rabbi, lindungilah aku dan saudara saudaraku mujahidin di Palestina, Irak, Afghanistan, Checnya, Moro, Patani, kashmir, Somalia dan Indonesia dari kejahatan dan ketersesatan syaitan, baik yang dilakukan oleh golongan jin maupun golongan manusia.[mj/www.suara-islam.com]

http://www.suara-islam.com/index.php/Opini/Waspadai-Akal-Bulus-Agen-Zionist-Di-Indonesia.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: