Pluralisme adalah ngawur

26 Jun

Bismillahirrahmaanirrahiim

Sahabat pembaca yang semoga disayang Allah.

Sebagian merasa asyik dan bangga dengan kata ini bila disematkan kepada dirinya sebagai seorang pluralis. Bagi sebagian orang sekilas akan terbayang bhineka tunggal ika yang dicengkeram burung garuda, bila disebutkan kata Pluralisme. Dan tentu saja mereka akan merasa bangga karena dikepalanya mendukung Bhineka tunggal ika dan Pluralisme mirip dengan Bhineka Tunggal Ika. Tapi apakah demikian adanya?

Salah besar!!!

Pluralisme.. secara singkatnya adalah = menganggap semua agama, ajaran, dan keyakinan adalah sama. Tidak ada yang berbeda. Jadi semua harus diterima sebagai kebenaran.

Lalu kenapa hal ini saya tulis?

Karena Pluralisme bisa menyebabkan orang menjadi durhaka kepada Allah SWT. Lho kok gitu? gini ceritanya..

Anda muslim, anda percaya tuhan anda adalah Allah. Tidak ada tuhan selain Allah. Tidak beranak, tidak diperanakkan, tidak ada yang menyerupai Dia, Dialah tempat bergantung semua makhluk..
Hal tersebut adalah dasar akidah dari kita sebagai muslim.
Jika anda menerima paham Pluralisme maka anda juga membenarkan secara bulat keyakinan kawan2 kristen bahwa Yesus adalah juga Tuhan. Jika anda begitu.. maka apakah anda masih pantas menyandang gelar muslim?
Begitu juga sebailiknya, orang kristen bila percaya bahwa  “Tidak ada tuhan selain Allah. Tidak beranak, tidak diperanakkan, tidak ada yang menyerupai Dia, Dialah tempat bergantung semua makhluk..

dan Muhammad SAW adalah rasulullah serta tidak ada rasul/nabi setelahnya.” Maka otomatis orang kristen itu telah menjadi muslim.

Begitulah pluralisme. Menganggap semua agama adalah benar, tidak ada yang salah.

==Sungguh paham yang absurd. ==

Jadi pantas saja MUI dalam fatwa nya mengharamkan paham pluralisme tersebut.

Jika anda orang islam maka WAJIB memegang teguh akidah, jika anda setuju dengan pluralisme maka sekali lagi.. apakah anda masih muslim?apakah pantas di satu sisi anda ber-tauhid, dan di sisi lain anda juga menyekutukanNya?

Semoga kita dilindungi Allah dari ikut paham gila tersebut. Aamin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: